, India

Motor policyholders in India blame insurers for lapsed policies: survey

Around 36% specifically blamed their insurer whilst 23% pinned the blame on their agent.

A survey found that a third of customers with lapsed motor insurances in India blamed their insurance company for failure to remind about renewal whilst 23% blamed their agents for failing to send a reminder, reports The Hindu Business Line.

The study by COCO by DHFL General Insurance also found that 26% of those with lapsed policies simply forgot to renew their insurance.

“Publicly available data claim that 70% of two-wheelers in India are uninsured and 40% [of] four-wheelers [are uninsured],” said a spokesperson of COCO by DHFL General Insurance.

As third party insurance is required by law, the survey found that two in five with lapsed insurance were caught by the police, of which 43% are respondents from Delhi. Meanwhile, 7 in 10 of those caught by the police noted that they bought an insurance after being caught.

In terms of renewal process, the study found that respondents think that the process to renew lapsed insurance is very tedious and is the primary reason why they chose not to renew the insurance policy even after being caught by the police. Meanwhile, those who renewed their insurance looked at it as a legal requirement and as a concern for their vehicles.

The survey included respondents from 1,025 participants in Mumbai, Delhi and Bengaluru, of which 75% had an active motor insurance whilst 25% had lapsed policies.

BRI Life mengandalkan kanal bancassurance di tengah permintaan asuransi yang meningkat

Hingga November 2023, kanal bancassurance berkontribusi sebesar 81% dari total pendapatan premi BRI Life.

Allianz Syariah menawarkan asuransi Syariah untuk seluruh masyarakat Indonesia

Tingkat literasi dan inklusi keuangan syariah yang masih rendah mendorong perusahaan menerapkan langkah jangka pendek dan panjang.

CEO MSIG Asia berbagi pendekatan terhadap evolusi manajemen risiko

CEO Clemens Philippi menjelaskan alasan MSIG Asia berpegang pada strategi berbasis Jepang untuk berpikir jangka panjang dan keberlanjutan.

Zurich memprediksi sektor UMKM sebagai potensi pertumbuhan untuk asuransi embedded

Roopa Malhotra dari Zurich mengadvokasi asuransi embedded, menekankan sifat kontekstualnya sebagai katalisator kesadaran dan adopsi nasabah.

Bagaimana Singlife berencana untuk memperbesar penetrasi asuransi di Filipina melalui GCash

Para ekspert menyoroti paparan ekonomi negara tersebut terhadap perubahan iklim.

Titan-titan asuransi dan perbankan Asia berjanji untuk mengambil tindakan terhadap perubahan iklim

Pemimpin-pemimpin asuransi dan perbankan bergabung untuk mengatasi perubahan iklim, dengan menekankan perlunya investasi berkelanjutan dan strategi transisi yang inklusif.

Penurunan bisnis asuransi kredit memengaruhi Asuransi Asei Indonesia

Penurunan pada segmen asuransi kredit pada 2023 memengaruhi premi bruto perusahaan asuransi tersebut.

Perubahan dalam regulasi asuransi memicu transformasi industri pada 2024

CEO MSIG Asia menyatakan 2024 sebagai tahun pertumbuhan bagi perusahaan asuransi, namun memperingatkan dampak regulasi dan sosio-ekonomi yang bervariasi.

Mengapa embedded insurance menjadi keharusan

Sebagian besar, sekitar 16% dari pendapatan asuransi di Asia kini berasal dari embedded insurance.

Warga Singapura berjuang dengan cakupan penyakit kritis meskipun terjadi penurunan dalam kesenjangan perlindungan

Chief marketing dan proposition officer  AIA SG mengharapkan perusahaan asuransi dapat lebih baik menyesuaikan diri dengan tuntutan konsumen pada 2024.